LITERASI KESEHATAN DALAM MENGATASI STUNTING PADA ANAK USIA DINI

Main Article Content

Amrindono Amrindono
Shepira Nurmalinda
Indah Nuraini

Abstract

Stunting merupakan keadaan di mana tinggi badan anak lebih pendek dibanding anak lain seusianya, hal ini juga kenal dengan kondisi gagal tumbuh pada anak Balita. Penelitian kepustakaan merupakan kajian teoritis, referensi serta literatur ilmiah lainnya yang berkaitan dengan budaya, nilai dan norma yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. Di Kabupaten Merangin terang Wakil Bupati Merangin, percepatan penurunan angka stunting dilakukan secara terintegrasi, berjenjang dan intervensi berkala sampai sang balita benar-benar sembuh total di-backup langsung oleh bapak asuh. Begitu juga dengan pencegahannya, dilakukan pengawasan indikasi stunting dari calon pengantin. Literasi merupakan cara yang diyakini efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu termasuk pengetahuan tentang pola asuh anak, pemenuhan kebutuhan gizi dan lingkungan yang baik. Intervensi literasi dilakukan dengan metode ceramah, diskusi interaktif, brainstorming/curah pendapat, serta simulasi. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, yakni tanggal 18- 21 September 2020, di tempat tinggal ibu balita/kader masing-masing. Partisipan adalah 40 orang ibu balita dan kader Posyandu di Desa Pematang Pauh, Desa Rantau Suli dan Desa Kabu Kecamatan Jangkat Timur Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Article Details

Section
Articles