KARAKTERISTIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM, PERSEKTIF PENDIDIKAN INKLUSIF: KAJIAN TUNARUNGU, TUNAGRAHITA, DAN TUNADAKSA

Authors

  • Indah Putri Uinversitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifudin Jambi
  • Siti Mariah Ulfa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Keywords:

Pendidikan Inklusif, Anak Berkebutuhan Khusus, Pendidikan Islam.

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan paradigma pendidikan yang menjunjung pemenuhan hak belajar secara menyeluruh bagi setiap peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik tiga kelompok utama ABK, yaitu tunarungu yang mengalami hambatan fungsi pendengaran, tunagrahita yang menghadapi keterbatasan kapasitas intelektual, serta tunadaksa yang mengalami hambatan pada aspek fisik dan motorik, dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kelompok ABK memiliki kekhasan yang menuntut penyesuaian kurikulum, penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dalam perspektif Islam, terdapat penegasan mengenai kewajiban mewujudkan pendidikan yang adil dan setara bagi seluruh individu tanpa memandang kondisi maupun latar belakangnya. Dengan demikian, pemahaman komprehensif terhadap karakteristik ABK menjadi landasan esensial dalam membangun pendidikan inklusif yang berkualitas, humanis, dan berkeadilan secara substantif.

Downloads

Published

2026-07-14

Issue

Section

Articles